Muhammad saw dilahirkan pada hari Senin, 12 Rabi’ul awal di tahun Gajah atau tahun 570 M di kota Mekah. Beliau lahir hanya berselang sekitar 50 hari setelah peristiwa penyerangan pasukan gajah dibawah pimpinan Abrahah. Muhammad saw lahir sebagai anak yatim. Ibunya, Aminah binti Wahb meskipun ketika melahirkan dalam keadaan duka yang mendalam karena ditinggal wafat [...]
Archive for the ‘Sirah Nabawiyah ( Sejarah Hidup Rasulullah saw)’ Category
23 Jul
IV. Masa remaja Muhammad saw.
Usai pemakaman Aminah, ummu Aiman segera membawa Muhammad kecil ke rumah kakeknya, Abdul Mutthalib di Mekkah. Dengan senang hati sang kakek menerima cucu yang telah yatim piatu itu. Dalam waktu singkat Muhammad dapat melupakan kesedihannya karena kehilangan ibunda tercinta. Kakeknya mencintainya dengan sangat tulus. Namun hal ini tidak berlangsung lama. Karena dua tahun kemudian Abdul [...]
23 Jul
V.Pernikahannya dengan Khadijah dan datangnya wahyu pertama.
Khadijah adalah seorang perempuan terhormat kaya raya yang sukses berkat kelihaiannya dalam menjalankan usaha perdagangannya. Ia dijuluki ‘Afifah Thahirah atau perempuan suci oleh orang-orang disekitarnya. Ia pernah menikah dua kali. Keduanya wafat ketika masih berstatus sebagai suaminya. Setelah itu Khadijah memutuskan untuk tidak lagi menikah meski beberapa lelaki terhormat datang melamarnya. Namun Allah menghendaki lain. Sejak ia [...]
23 Jul
VI.Dakwah secara rahasia ( Sirriyatud Dakwah).
Tidak ada sedikitpun alasan bagi Khadijah untuk tidak mempercayai apa yang diceritakan lelaki yang telah menemaninya dalam suka dan duka selama 15 tahun pernikahan itu. Muhammad tidak pernah sekalipun berbohong dan ia juga tidak gila. Bahkan dengan kata-kata lembut namun tegas ia menjawab bahwa tidak mungkin apa yang dilihat suaminya itu setan ataupun jin karena Muhammad [...]
23 Jul
VII.Dakwah secara terang-terangan ( Jahriyatud Dakwah).
Tiga tahun lamanya Rasulullah berdakwah secara diam-diam. Rumah Abu Abdillah Al-Arqam bin Abi Al-Arqam menjadi madrasah pertama tempat berkumpulnya Muslimin generasi awal. Dibawah ajaran dan pengawasan langsung Rasulullah saw, meski jumlah mereka ketika itu hanya 40 orang mereka adalah orang-orang yang benar-benar taat dan sangat pandai menjaga kerahasiaan pertemuan mereka. Setiap menjelang shalat mereka datang [...]