Archive for the ‘Novel ‘Seberkas Cahaya Di Palestina’ ( base on true story)’ Category
19
Jun
Posted by Vien AM in Novel 'Seberkas Cahaya Di Palestina' ( base on true story). Tagged: Charles de Gaulle Airport, Da Vinci Code, Ecole Active Bilingue, Metro, Paris, Sultan Salahuddin Al-Ayubi, Yerusalem. 2 Comments
Namaku Mada. Sebenarnya wajahku biasa-biasa saja. Namun orang bilang aku memiliki kepribadian menarik hingga banyak orang senang berteman denganku. Aku dilahirkan 18 tahun yang lalu di sebuah kota kecil di pulau Dewata sebagai anak tunggal. Ibuku adalah seorang putri asli Bali. Sedangkan ayahku seorang warga Indonesia keturunan Cina. Waktu aku kecil ayahku sering bercerita dengan [...]
Continue reading »
19
Jun
Posted by Vien AM in Novel 'Seberkas Cahaya Di Palestina' ( base on true story). Tagged: Isa Al-Masih, Mariam anak Imran, menara kembar WTC. 6 Comments
Suatu pagi hari di bulan September tahun berikutnya, yaitu pada tahun 2001, tiba-tiba kami dikejutkan berita heboh tentang ditabraknya menara kembar WTC di New York. Berita ini sontak selama beberapa hari menjadi berita utama bahkan hingga beberapa minggu ke depan. Hampir setiap hari semua kantor berita dan surat kabar di kota ini secara berulang-ulang menyiarkan [...]
Continue reading »
19
Jun
Posted by Vien AM in Novel 'Seberkas Cahaya Di Palestina' ( base on true story). Tagged: AIPAC, American Israel Public Affairs Committee, Anti Semit, Babilonia, Dr.Chaim Wiezmann, Filistin, Haekel, Hitller, Holocaust, Hulagu Khan, Karen Amstrong, Kubilai Khan, Nebukadnezar, Palestina, Perang Salib, perjanjian Balfour, Salahuddin Al-Ayyub, tanah Kana’an, Umar Bin Khattab, Ustmani Ottoman, Yerusalem. Leave a Comment
Februari 2002, beberapa bulan lagi ujian akan tiba. Seluruh murid disibukkan dengan bimbel disamping pelajaran sekolah, ulangan dan tugas-tugas harian yang makin menumpuk. Belum lagi berbagai try-out yang belakangan ini makin sering diadakan. Aku bersyukur sudah tidak lagi disibukkan dengan urusan Kira maupun cewek lain. Aku pikir tugasku sudah cukup banyak tidak perlu lagi menambah [...]
Continue reading »
19
Jun
Posted by Vien AM in Novel 'Seberkas Cahaya Di Palestina' ( base on true story). Tagged: bandara Queen Alia, bendera Palestina, bukit Zaitun, bukit Zion, dataran tinggi Golan, gereja Makam Kudus, Ibrahim as, Ishak as, Israel, Kubah Batu, Masjid Al-Aqsho, pengungsi Palestina, The Dome Of The Rock, The Old City of Yerusalem, The Sixth Day War, Yerusalem Tua, Zionis Yahudi. Leave a Comment
” Bagaimana persiapanmu Mad? Tiket ngga lupa? Visa? Yakin ngga perlu uang rupiah disamping dollar ?”, berondong ibu. “ Kayaknya udah beres semua deh… “, jawabku sambil mencoba mengingat-ingat segala keperluanku. “ Ibu nyusul langsung ke airport aja ya… sori, ibu bener-bener ngga bisa ninggalin urusan ibu”, mohon ibu dengan suara menyesal. “ Ngga apa [...]
Continue reading »
19
Jun
Posted by Vien AM in Novel 'Seberkas Cahaya Di Palestina' ( base on true story). Tagged: Church Of The Holy Sepulchre, Free Mason, gereja Makam Kudus, Gulungan Laut Mati, he Dead Sea Scroll, Hebrew University, maket “ Great Israel, Museum Israel, tembok Yerusalem kuno, The Model of Second Temple Jerusalem, The Shrine Of The Book. Leave a Comment
Esoknya bersama Benyamin aku pergi ke kampus dimana ia menuntut ilmu. Sekarang aku baru tahu rupanya salah satu alasan mengapa aku tinggal di keluarga ini adalah karena aku akan mempelajari ilmu di tempat Benyamin belajar. Sama seperti rumah tinggal mewah keluarga Benyamin, Hebrew University juga terletak di Yerusalem Barat sebuah wilayah di sebelah barat Yerusalem [...]
Continue reading »